-->
steamdb, eaplay, asuransi, laptop, lenovo, tiket pesawat, harbolnas, investasi, kredit, pinjaman online, pinjol, kursus

Kegiatan 2 Mengembangkan Cerita Inspiratif Garam, Gelas dan Danau


Pada kesempatan ini kami akan membagikan kegiatan 2 mengembangkan cerita inspiratif garam, gelas dan danau. Materi ini terdapat di buku paket kelas 9 bab 2 tentang cerita inspiratif. Dari kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa Cerita yang ada di atas tidak ada gunanya kalau sering mengeluh. Nasihat orang yang selalu mengeluh diceritakan dalam kisah “Garam, Gelas dan Danau. Kalau diatas bercerita tentang kentang, telur dan biji kopi jika dimasak maka hasilnya akan berbeda. Demikian ibarat garam dimasukkan ke dalam air gelas, danau, dan panci. Dengan volume berbeda hasilnya pun akan berbeda.

Garam itu diibaratkan sebagai suatu permasalahan, masukkan garam tersebut ke dalam air yang berada pada gelas, air yang berada di danau atau air yang berada di danau merupakan sikap orang untuk menghadapi suatu permasalahan. Hasilnya sama atau beda, amanat tersebut maka jadilah danau. Dalam latihan ini kita disuruh untuk menentukan cerita inspiratif yang menarik dari ide tersebut.

Dalam latihan ini kami sudah menyediakan jawaban tentang cerita inspiratif Garam dan Air. Mungkin kita harus mengarang /menyusun cerita inspiratif, susah jika harus mengarang cerita jadi itulah tujuan kami untuk membagikan kegiatan ini. Cerita Inspiratif tentang Garam dan Air sudah disusun dan sudah disediakan link untuk cerita tersebut. Untuk membuka link tersebut memerlukan aplikasi untuk membuka microsoft word, Anda bisa mendapatkannya di play store.

Kembali lagi ke penjelasan cerita tentang garam dan air, kali ini kami akan menyimpulkan cerita tersebut. Suatu hari seorang kakek yang tampak murung, mungkin dipengaruhi oleh banyak masalah. Sulit bagi dirinya untuk tersenyum. Kakek memerintah kepada seorang pemuda tolong ambilkan dua buah garam dan segelas air, lalu pemuda tersebut melaksanakan permintaanya. Pemuda itu meminum air yang berisi garam wajahnya  meringis karena mual, Dia diajak ke danau oleh kakeknya dan meminum air danau yang sudah dicampuri garam lalu merasakannya segar, dingin dan menghilangkan rasa asin yang ada di mulutnya. Jadi berhenti jadi gelas, dan besarkan hati seperti danau agar tidak merasa sedih.

Demikian informasi yang kami sampaikan, mohon maaf jika masih ada kesalahan. Anda bisa memberi  saran/kritik yang membangun pada blog ini, agar terus memberikan informasi yang bermanfaat.
LihatTutupKomentar